6 Tips Bermain Elden Ring yang Wajib Kamu Ketahui Biar Tidak Gampang Kalah!

Game action RPG seperti Elden Ring memang bukan tipe game yang bisa kamu selesaikan dengan asal tabrak musuh. Dunia The Lands Between luas, brutal, dan penuh jebakan yang siap bikin kamu frustrasi kalau nggak paham strateginya. Buat kamu yang baru mulai atau masih sering kalah lawan boss, ini dia 6 tips bermain Elden Ring yang wajib kamu ketahui biar nggak gampang mati konyol.

1. Jangan Terlalu Ngebut, Eksplorasi Itu Kunci

Banyak pemain terlalu fokus ngejar objective utama dan akhirnya mental duluan. Padahal, Elden Ring ngasih kebebasan eksplorasi yang luas banget. Kalau kamu mentok di satu boss, jangan maksa.

Coba jelajahi area lain, cari dungeon tersembunyi, kalahin mini boss, dan kumpulin rune buat naik level. Dengan cara ini, kamu bisa balik lagi ke boss utama dalam kondisi lebih siap.

Percaya deh, eksplorasi bukan buang waktu, justru itu cara paling aman buat berkembang.

2. Pahami Build Karakter Sejak Awal

Salah satu kesalahan paling umum adalah asal naikkin atribut. Kamu harus tentukan dari awal mau fokus ke build apa: Strength, Dexterity, Intelligence, atau Faith.

Kalau kamu suka jarak dekat dan damage besar, build Strength cocok banget. Kalau kamu lebih suka main cepat dan lincah, Dexterity bisa jadi pilihan. Sementara itu, Intelligence dan Faith cocok buat kamu yang hobi pakai sihir.

Elden Ring memang fleksibel, tapi tanpa arah yang jelas, damage kamu bakal terasa nanggung dan bikin pertarungan makin sulit.

Baca Juga:
Alur Cerita Game Elden Ring, Permainan Role-playing yang Masih Hype Hingga Saat Ini

3. Manfaatkan Spirit Ash dan Summon

Masih banyak pemain yang gengsi pakai summon karena merasa “nggak jago”. Padahal fitur Spirit Ash memang disediakan untuk membantu kamu.

Spirit Ash bisa mengalihkan perhatian musuh, memberi ruang untuk heal, atau bahkan membantu menghabisi boss lebih cepat. Beberapa summon seperti Lone Wolf Ashes cukup efektif di early game.

Kalau kamu main online, kamu juga bisa memanggil pemain lain untuk bantu. Nggak ada aturan yang melarang kamu pakai semua fitur yang tersedia. Yang penting menang, kan?

4. Pelajari Pola Serangan Musuh, Jangan Asal Roll

Kalau kamu pernah main seri Dark Souls, kamu pasti tahu kalau timing itu segalanya. Di Elden Ring, spam roll tanpa arah cuma bikin stamina habis dan kamu tetap kena pukul.

Setiap musuh punya pola serangan yang bisa dipelajari. Luangkan waktu beberapa detik untuk mengamati gerakan mereka. Lihat kapan mereka delay attack, kapan mereka combo panjang, dan kapan ada celah buat menyerang balik.

Sabar sedikit sering kali jauh lebih efektif daripada agresif tanpa strategi.

5. Upgrade Senjata Lebih Penting dari Naik Level

Banyak pemain terlalu fokus menaikkan level karakter, padahal upgrade senjata sering memberi dampak damage yang jauh lebih signifikan.

Cari Smithing Stone dan rajin upgrade senjata favorit kamu di blacksmith. Senjata +3 atau +4 di early game bisa terasa jauh lebih kuat dibanding karakter level tinggi dengan senjata biasa.

Kalau damage kamu terasa kecil banget, kemungkinan besar masalahnya bukan di level, tapi di senjata.

6. Gunakan Torrent dengan Cerdas Saat Open World

Elden Ring berbeda dari game soulslike sebelumnya karena menghadirkan dunia open world dan mount bernama Torrent. Jangan cuma pakai dia buat jalan-jalan.

Saat melawan musuh besar di area terbuka, kamu bisa menyerang sambil berkuda lalu menjauh dengan cepat. Strategi hit-and-run ini sangat efektif, terutama melawan naga atau field boss yang punya area serangan luas.

Selain itu, Torrent juga memudahkan kamu kabur kalau situasi sudah nggak terkendali. Nggak semua pertarungan harus kamu selesaikan saat itu juga.

Bonus Insight: Mental Harus Kuat

Game ini memang menantang. Kadang kamu mati cuma karena salah langkah kecil. Tapi justru di situlah letak kepuasannya.

Setiap kekalahan mengajarkan sesuatu entah itu soal timing, build, atau strategi. Kalau kamu sabar dan mau belajar dari kesalahan, progres kamu bakal terasa banget.

Tips bermain Elden Ring bukan soal seberapa cepat kamu tamat, tapi seberapa pintar kamu beradaptasi.